Kembali

images

Geliat Pengrajin Purun di Desa Harusan Telaga Amuntai, Berharap Dapat Mesin Tumbuk yang Baru.

Admin Desa

01 Oct 2024


"Hasil penumbukan juga kurang maksimal karena kayu yang digunakan pada mesin tersebut sudah mulai lapuk," ujarnya.
Ernawati berharap desanya bisa mendapatkan mesin penumbuk turun baru karena mesin ini digunakan oleh sekitar 50 pengrajin yang ada di desa harusan Telaga.
Dalam setiap 1 minggu Ernawati bersama dengan beberapa pengrajin lain biasanya menghasilkan 2 kodi topi purun yang dijual ke tengkulak dengan harga bervariasi antara Rp 55 ribu hingga Rp 75 ribu per kodi.
Pada saat musim penghujan warga tidak bisa bertani sehingga waktu untuk membuat kerajinan ini dilakukan setiap hari dan pada saat musim kemarau warga khususnya ibu rumah tangga.
Biasanya pada pagi hari ikut membantu ke sawah dan membuat kerajinan dilakukan pada siang hingga sore hari.
"Tidak bisa meninggalkan kerajinan ini karena sudah menjadi pekerjaan utama, jika tidak menganyam purun maka tidak mendapatkan penghasilan," ujarnya.
Ernawati juga memiliki kelompok kerajinan yang juga sudah mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah berupa pinjaman modal yaitu untuk membeli bahan baku purun yang memang tidak di dijual dijual sepanjang waktu.
Mereka juga pernah mendapatkan beberapa pelatihan untuk meningkatkan kualitas kerajinan mereka dan lebih berinovasi salah satunya dengan membuat tas dari purun.

#Harusan#Pengrajin#Amuntai